• Piala Dunia 48 Tim Dinilai sebagai Permainan Politik FIFA

    Piala Dunia 48 Tim Dinilai sebagai Permainan Politik FIFA

    Berita Bola, “Piala Dunia 48 Tim Dinilai sebagai Permainan Politik FIFA”

    Belum genap seminggu setelah FIFA menetapkan Piala Dunia akan diiktui 48 tim, namun protes mengenai keputusan tersebut terus berkibar di media-media Eropa. Presiden FIFA, Gianni Infantino memang mengadang-gadang keputusan tersebut sebagai bentuk kepedulian FIFA terhadap tim-tim kecil.

    Namun sayang, tak semua menilai keputusan tersebut sebagai tindakan mulia. Beberapa aktivis sepakbola di Eropa serta para pelaku sepakbola menyatakan bahwa keptusuan tersebut semata-mata bermotif bisnis.

    Bahkan salah satu kolumnis di The Guardian, David Conn menyatakan bahwa apa yang dilakukan Panduan Judi Online sama seperti perusahaan bus yang menambah armada mewah tetapi hanya untuk diparkir. Maklum saja, penambahan jumlah tim memang dirasa sia-sia karena beberapa tim harus gugur dengan hanya bermain dua laga.

    Baca Juga, “Aubameyang Tetap Punya Kesempatan Hengkang”

    Eksekutif Federasi Sepakbola Inggris, Martin Glenn mengaku kecewa dengan keputusan tersebut. Baginya penambahan jumlah tim semata-mata hanya permainan politik FIFA untuk mendapat lebih banyak uang.

    Pemikiran Glenn dapat dikatakan wajar. Saat ini, dengan diikuti oleh 32 tim, Piala Dunia sudah mampu memberikan keuntungan USD 4milliar untuk FIFA. Angka tersebut diraih dari sponsor-sponsor besar seperti Coca-Cola dan Adidas. Dapat dibayangkan berapa angka yang didapat oleh FIFA jika tim ditambah menjadi 48 tim yang tentu semakin memperkuat pendapatan.

    January 15, 2017 / Agen Bola / Comments Off on Piala Dunia 48 Tim Dinilai sebagai Permainan Politik FIFA

    Categories: Agen Poker

    Tags: ,

    Comments are currently closed.