• Luis Milla, Calon Pelatih Timnas Indonesia yang Pernah Bela Barcelona dan Real Madrid

    Luis Milla, Calon Pelatih Timnas Indonesia yang Pernah Bela Barcelona dan Real Madrid

    Berita Bola, “Luis Milla, Calon Pelatih Timnas Indonesia yang Pernah Bela Barcelona dan Real Madrid”

    PERSATUAN Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam waktu dekat akan mengumumkan siapa pelatih Timnas Indonesia. Awalnya, ada dua kandidat yang disebut-sebut akan menangani Stefano Lilipaly dan kawan-kawan.

    Sosok pertama ialah Luis Fernandez (Prancis) dan Luis Kamusjudi.com (Spanyol). Namun, setelah mempertimbangkan beberapa hal termasuk keengganan Fernandez meninggalkan pekerjaannya saat ini sebagai komentator sepakbola di Prancis, PSSI kemungkinan besar akan menunjuk Milla sebagai pelatih.

    Terbukti pada Rabu 18 Januari 2017, Milla sudah tiba di Jakarta untuk mempresentasikan program kerjanya kepada PSSI. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, saat ini sedang menimbang-nimbang hasil presentasi yang dijabarkan pelatih berusia 50 tahun itu.

    Milla sendiri diketahui sukses sebagai pelatih saat menangani Timnas Spanyol U-21 di Piala Eropa U-21 pada 2011. Saat itu ia membawa David de Gea dan kawan-kawan menjuarai turnamen dua tahunan tersebut.

    Baca Juga, “Kesan Bomber Muda ManCity Saat Cetak Gol di Derby Manchester”

    Namun sebelum turun sebagai pelatih, siapa sangka Milla merupakan salah satu pesepakbola hebat semasa aktif menjadi pemain. Ia memulai kariernya bersama Barcelona pada 1984. Ia menjadi andalan Blaugrana –julukan Barcelona– dalam kurun 1984-1990.

    Saat itu Milla yang pernah melatih Real Zaragoza sukses membawa Barcelona menjadi kampiun La Liga 1984-1985, Piala Winner 1988-1989 (kompetisi ini sudah ditiadakan UEFA) serta Copa del rey (1989-1990). Bahkan dua gelar terakhir diraih Milla ketika Barcelona ditangani pelatih legendaris Johan Cruyff.

    Ketika itu Milla bermain sebagai gelandang dan menggunakan nomor empat. Setelah enam musim membela Barcelona, Milla hengkang ke Real Madrid pada 1990. Saat itu nomor empat peninggalan Milla diberikan Cruyff kepada Josep Guardiola yang kemudian menjadi legenda Blaugrana.

    Ia membela Madrid selama tujuh tahun (1990-1997), dan sukses memberikan dua trofi Liga Spanyol (1994-1995 dan 1996-1997), Copa del Rey (1992-1993) dan Supercoppa de Espana (1990 dan 1993).

    Melihat rekam sukses jejak ketika menjadi pemain dan pelatih, diharapkan Milla mampu membawa kejayaan bagi Indonesia jika nantinya terpilih sebagai pelatih. Target terdekat Milla ialah membawa Timnas Indonesia U-22 menjuarai SEA Games 2017 Malaysia.

    January 20, 2017 / Agen Bola / Comments Off on Luis Milla, Calon Pelatih Timnas Indonesia yang Pernah Bela Barcelona dan Real Madrid

    Categories: Agen Poker

    Comments are currently closed.