• Agen Bola Pembelian Balotelli Proyek Tergagal Rodgers

    Agen Bola

    Agen Bola –Pembelian Balotelli Proyek Tergagal Rodgers ,

    Nilai Rp 6,4 triliun pastinya sangatlah besar. Namun uang sebanyak itu yang telah dikucurkan Brendan Rodgers untuk membeli pemain ternyata tak cukup untuk mendongkrak prestasi Liverpool.

    Prestasi paling mentereng adalah runner up pada akhir musim 2013/2014.

    Sebagai perbandingan, dalam periode yang sama Arsenal hanya menghabiskan 167 juta pound sterling.

    Namun pasukan asuhan Arsene Wenger ini bisa masuk empat besar tiga musim berturut-turut, dan juga dua kali meraih trofi Piala FA.

    Legenda Newcastle United, Alan Shearer menyebut penghamburan besar-besaran di Anfield itu terjadi karena Rodgers berulangkali melakukan pembelian yang gagal.

    Agen Bola

    “Saya bahkan tidak tahu siapa pemain terbaik di antara mereka. Apa yang dilakukan Rodgers benar-benar membingungkan,” kata Alan Shearer dikutip dari kepada BBC.

    Jika diinventarisir, banyak memang pembelian Rodgers yang gagal bersinar. Pada bursa transfer musim panas 2013/2014 lalu misalnya, Rodgers membeli Rickie Lambert dari Tottenham Hotspur dan Mario Balotelli dari AC Milan dengan pembelian hampir mencapai 17 juta pound.

    Namun, keduanya tampil melempem dimana Lambert hanya mencetak dua gol dan Mario Balotelli satu gol sepanjang musim.

    Pembelian gagal lainnya, antara lain, Lazar Markovic, Fabio Borini, Mamadou Sakho, dan Joe Allen. Dari 33 pemain yang dibeli Rodgers selama di Liverpool, hanya Philippe Coutinho dan Daniel Sturridge yang terbilang sukses.

    BintangBola | 338Poker
    Customer Satisfaction is Our Main Concern

    BBM : 2A3AF1B1
    WhatsApp : +855 9696 23232
    WeChat : Bintangbola
    YM : csbintangbola |csbintangbola2
    Facebook : bintangbola
    Twitter : @bintang_bola
    Google+ : +BintangBola

    October 8, 2015 / BintangBola / Comments Off on Agen Bola Pembelian Balotelli Proyek Tergagal Rodgers

    Categories: Agen Poker

    Tags: , ,

    Comments are currently closed.